KunjungiLembar Pendahuluan ASKEP

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH (D.0027)

DEFINISI

Variasi kadar glukosa darah naik/turun dari rentang normal.

PENYEBAB

Hiperglikemia

  1. Disfungsi pangkreas
  2. Resistensi insulin
  3. Gangguan toleransi glukosa darah
  4. Gangguan glukosa darah puasa

Hipoglikemia

  1. Penggunaan insulin atau obat glikemik oral
  2. Hiperinsulinemia (mis. Insulinoma)
  3. Endokrinopati (mis. Kerusakan adrenal atau pituitari)
  4. Disfungsi hati
  5. Disfungsi ginjal kronis
  6. Efek agen farmakologis
  7. Tindakan pembedahan neoplasma
  8. Gangguan metabolok bawaan (mis. Gangguan penyimpanan lisosomal, galaktosemia, gangguan penyimpanan glikogen)

OUTCOME

  • Kestabilan Kadar Glukosa Darah   Meningkat ( L.03022)

INTERVENSI KEPERAWATAN

A. MANAJEMEN HIPERGLIKEMIA (I.03115)

  1. Observasi
    • Identifkasi kemungkinan penyebab hiperglikemia
    • Identifikasi situasi yang menyebabkan kebutuhan insulin meningkat (mis. penyakit kambuhan)
    • Monitor kadar glukosa darah, jika perlu
    • Monitor tanda dan gejala hiperglikemia (mis. poliuri, polidipsia, polivagia, kelemahan, malaise, pandangan kabur, sakit kepala)
    • Monitor intake dan output cairan
    • Monitor keton urine, kadar analisa gas darah, elektrolit, tekanan darah ortostatik dan frekuensi nadi
  2. Terapeutik
    • Berikan asupan cairan oral
    • Konsultasi dengan medis jika tanda dan gejala hiperglikemia tetap ada atau memburuk
    • Fasilitasi ambulasi jika ada hipotensi ortostatik
  3. Edukasi
    • Anjurkan olahraga saat kadar glukosa darah lebih dari 250 mg/dL
    • Anjurkan monitor kadar glukosa darah secara mandiri
    • Anjurkan kepatuhan terhadap diet dan olahraga
    • Ajarkan indikasi dan pentingnya pengujian keton urine, jika perlu
    • Ajarkan pengelolaan diabetes (mis. penggunaan insulin, obat oral, monitor asupan cairan, penggantian karbohidrat, dan bantuan professional kesehatan)
  4. Kolaborasi
    • Kolaborasi pemberian insulin, jika perlu
    • Kolaborasi pemberian cairan IV, jika perlu
    • Kolaborasipemberian kalium, jika perlu

B. MANAJEMEN HIPOGLIKEMIA (I.03113)

  1. Observasi
    • Identifkasi tanda dan gejala hipoglikemia
    • Identifikasi kemungkinan penyebab hipoglikemia
  2. Terapeutik
    • Berikan karbohidrat sederhana, jika perlu
    • Batasi glucagon, jika perlu
    • Berikan karbohidrat kompleks dan protein sesuai diet
    • Pertahankan kepatenan jalan nafas
    • Pertahankan akses IV, jika perlu
    • Hubungi layanan medis, jika perlu
  3. Edukasi
    • Anjurkan membawa karbohidrat sederhana setiap saat
    • Anjurkan memakai identitas darurat yang tepat
    • Anjurkan monitor kadar glukosa darah
    • Anjurkan berdiskusi dengan tim perawatan diabetes tentang penyesuaian program pengobatan
    • Jelaskan interaksi antara diet, insulin/agen oral, dan olahraga
    • Anjurkan pengelolaan hipoglikemia(tanda dan gejala, faktor risiko dan pengobatan hipoglikemia)
    • Ajarkan perawatan mandiri untuk mencegah hipoglikemia (mis. mengurangi insulin atau agen oral dan/atau meningkatkan asupan makanan untuk berolahraga
  4. Kolaborasi
    • Kolaborasi pemberian dextros, jika perlu
    • Kolaborasi pemberian glucagon, jika perlu

DAFTAR PUSTAKA

  • Herdman, T.H. & Kamitsuru, S. (Eds). (2014). NANDA international Nursing Diagnoses: Definitions & classification, 2015-2017. Oxford : Wiley Blackwell.
  • Lewis, SL., Dirksen, SR., Heitkemper, MM, and Bucher, L.(2014).Medical surgical Nursing. Mosby: ELSIVER
  • Tim Pokja SDKI DPP PPNI, (2016), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI),  Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia
  • Tim Pokja SLKI DPP PPNI, (2018), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI),  Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia
  • Tim Pokja SIKI DPP PPNI, (2018), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI),  Edisi 1, Jakarta, Persatuan Perawat Indonesia

Incoming search terms:

  • ASKEP KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH
  • asuhan keperawatan slki ketidakstabilan glukosa darah
  • diagnosa keperawatan kelebihan gula darah
  • Ketidakstabilan gula darah b d resistensi urin
  • siki ketidakstabilan kadar glukosa darah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *